MANUSIA DAN
CINTA KASIH
Manusia adalah makhluk yang sempurna yang diciptakan
Tuhan di Dunia ini. Mereka dibekali akal fikir dan perasaan serta budi pekerti.
Cinta kasih termasuk didalam kategori perasaan yang saling membutuhkan dan
mencurahkan perhatian kepada pasangan lawan jenis yang sering kita sebut
sebagai kasih sayang. Setiap orang yang hidup didunia ini pasti memiliki rasa
cinta kasih yang menimbulkan rasa sayang. Perlu diketahui bahwa cinta kasih ini
terdiri dari beberapa macam dan perwujudan nyata didunia antara lain : Cinta
kasih terhadap sesama, Cinta kasih terhadap hewan dan tumbuhan, dan Cinta kasih
terhadap semua yang Tuhan berikan kepada manusia, dan terutama Cinta kasih
kepada Myang Maha Kuasa.
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta,
cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun
(rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya
perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan kata lain
cinta dan kasih memiliki hampir kesamaan arti tetapi kata kasih memperkuat arti
dari cinta.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung
pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan
untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta sama sekali bukan
nafsu.
Perbedaan antara
cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1. Cinta bersifat manusiawi
Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut
Cinta kasih adalah dimana seseorang mempunyai perasaan yang tulus
tanpa ada pamrih apapun. Cinta dapat
terjadi berkat anugrah tuhan yang maha esa dimana manusia mempunyai perasaan
yang tidak bisa dibohongi. Setiap manusia pasti mempunyai perasaan tersebut dan
manusia juga berhak memilikinya tetapi manusia tidak berhak untuk memaksakan
kehendak orang untuk mencintainya.
Cinta begitu kompleks untuk dijabarkan sebab cinta sangat indentik dengan
perasaan hati nuraini seseorang yang paling mendalam, Disamping itu cinta tidak
sulit untuk dikatan dari kata-kata tapi cinta begitu mudah untuk diungkapkan
dari hati nurani seseorang,
Cinta kasih dimana seseorang bersedia untuk menangis dan
tertawa dengan orang yang dia cintainya. Cinta tidak dapat kita hindarkan
tetapi cinta dapat kita pelajari dengan cara melihat pengalaman-pengalaman
hidup yang kita hadapi. Banyak orang menghindari perasaan cinta padahal cinta
adalah anugrah tuhan yang paling indah walaupun cinta terkadang menyakitkan. Sesungguhnya
cinta adalah menanggung resiko apapun yang kita rasakan dan bersyukur atas
pemberian dari tuhan sebab kita dapat tahu arti dari seluk beluk cinta kasih.
Cinta kasih juga harus kita jalanin apa adanya dengan
rasa tenang tanpa adanya rasa resah, ragu, dan juga takut sebab cinta adalah
hakekat hati kita yang sangat mendalam hanya rasa syukurlah yang dapat
merasakan ketenangan dari cinta kasih.
Cinta juga selalu
menyatakan unsur - unsur dasar tertentu
yaitu:
a) Pengasuhan, contohnya
cinta seorang ibu kepada anaknya.
b) Tanggung jawab, adalah
tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
c) Perhatian, merupakan suatu
perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau
membuka dirinya.
d) Pengenalan, merupakan
keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.
Menurt Erich Fromm, ada lima syarat untuk mewujudkan
cinta kasih, yaitu:
1. Perasaan
Pengenalan
Tanggung jawab
Perhatian
Saling menghormati
Ciri-ciri dari cinta :
Ø Cinta bersifat manusiawi
Ø Cinta bersifat rokhaniah
Ø Cinta menunjukkan perilaku
memberi
Cinta bersumber dari banyak beberapa hal:
1. Cinta keibuan: Dimana seorang ibu
menyayangi anaknya dengan rasa ikhlas dan menyayanginya melebihi apapun.
2. Cinta pertemanan: Dimana selalu ada
setia kekawanan setiap saat dan suka duka selalu dijalani bersama
3. Cinta persaudaraan: Cinta persaudraan
tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA tetapi saling
melakukan perbuatan yang baik.
4. Cinta diri sendiri: Dimana sesorang
mencintai diri sendiri tanpa adanya rasa ego terhadap orang lain tetapi belajar
untuk memahami mencintai sesorang dari diri sendiri terlebih dahulu
5. Cinta terhada tuhan: Dimana setiap
manusia menjalankan perintah-perintah tuhan tanpa adanya melanggar.
6. Cinta erostis adalah kasih sayang
yang bersumber dari cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya
khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya. Namun, bila orang yang
melakukan hubungan erotis tanpa disadari rasa cinta didalamnya tidak mungkin
ada rasa cinta.
Ada tiga tingkat
cinta :
1. Cinta atas dasar harapan mendapat sesuatu
: yaitu ketika seorang yang mencintai kekasihnya karena menginginkan sesuatu
dari kekasihnya itu. Dan sesuatu yang diinginkannya itu biasanya berujud
materi.
2. Cinta atas dasar mengharap ridho kekasih
: yaitu mencintai kekasih karena semata mengharap ridhonya. Orang yang memiliki
cinta tingkat kedua ini akan melakukan apapun secara sukarela dengan tujuan
agar kekasih mendapatkan kebahagiaan. Agar kekasih memperoleh kesenangan. Agar
kekasih terhindar dari marabahaya, dll. Terkadang dia berani mengambil resiko
besar dalam melakukan hal-hal tersebut. Terkadang dia bersedia melakukan
sesuatu yang konyol dan memalukan. Terkadang dia mau melakukan sesuatu yang
tidak masuk akal.
3. Cinta atas dasar mengharap Ridho Allah
sekaligus ridho kekasih : inilah cinta sejati. Inilah cinta tertinggi. Pada
cinta jenis kedua (mengharap ridho kekasih), adakalanya orang tersebut
melakukan sesuatu dengan tulus namun apa yang dilakukannya itu tidak diridhoi
oleh Allah, Sang Pencipta Cinta. Artinya apa yang dilakukannya itu menyimpang
dari aturan-aturan agama. Jika demikian adanya, maka dia dan kekasihnya tidak
akan merasakan kebahagiaan sejati. Yang dirasakannya hanyalah kesenangan jangka
pendek dan bersifat semu.
Berdasarkan arah pandanganya, cinta kasih manusia dapat
dibedakan menjadi dua, yaitu:
Cinta kasih secara vertikal yaitu meliputi cinta kasih terhadap Tuhan
sebagai sang pencipta, termasuk apapun yang berhubungan langsung dengan Tuhan
itu sendiri. Seperti Cinta kasih terhadap Agama, Nabi, KitabSuci, Malaikat, dan
lainnya.
Cinta kasih secara horisontal yaitu meliputi cinta kasih
terhadap lingkungannya. seperti Cinta kasih terhadap antar sesama Manusia,
Alam, Hewan dan Tumbuhan
Dari pokok masalah inilah cinta kasih sangat diperlukan dalam kehidupan
manusia, berbangsa dan bernegara. Banyak kejadian yang tidak menunjukkan rasa
cinta kasih terhadap sesama, contihnya : penganiayaan, pelecehan, dan sebagainya.
Semua itu adalah perwujudan sejak mulai kikisnya rasa cinta kasih didalam diri
manusia sekarang ini. Jika rasa cinta kasih ini sudah luntur, maka akan luntur
juga rasa kasih sayang dan kemesraan dalam kehidupan bermasyarakat.
MANUSIA DAN
KEINDAHAN
Manusia adalah makhluk yang paling
peka terhadap keindahan, tidak seperti makhluk hidup yang lainnya. Apabila
orang yang sudah terbiasa hidup dengan keindahan, lalu melihat orang lain yang
tidak besih atau indah maka mereka pasti akan menjauh dan mencoba untuk menjaga
keindahan yang mereka punya.
Keindahan sendiri mempunyai arti
abstrak dan memerlukan penampilan atau memerlukan wujud nyata, dengan kata lain
keindahan berhubungan dengan bentuk. Menurut cakupannya orang harus membedakan
keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebuah benda tertentu yang indah.
Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kadang sering dicampur
adukkan.
Disamping itu terdapat pula
perbedaan menurut luasnya pengertian, yaitu sebagai berikut :
a. Keindahan dalam arti luas
b. Keindahan dalam arti estetis murni
c. Keindahan dalam arti terbatasdalam pengertiannya
dengan penglihatan
Keindahan mempunyai nilai estetik
yang disebut keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan
pendengaran.
Nilai Estetik
Nilai estetik adalah nilai yang
berhubungan dengan segala sesuatu yang mencakup pengertian keindahan. Nilai
adalah suatu kenyataan psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari
penggunaannya karena terdapat dalam jiwa manusia dan sesuatu benda yang dapat
terbukti kebenarannya.
Hubungan
Kebudayaan dengan Keindahan
Kebudayaan disetiap daerah harus
memiliki nilai estetika karena apabila kebudayaan itu memiliki nilai estetika,
maka orang yang memiliki budaya itu akan bangga terhadap budaya mereka dan tak
akan terbawa ke budaya lain dan budaya lain pun akan memuji keindahan dari
kebudayaan yang mereka punya pula.
Kesimpulan
Jadi, kita harus menjaga jasmani,
lingkungan, benda, dan hal lainnya yang kita punya agar selalu tetap indah dan
tetap memiliki nilai yang menarik bagi semua orang yang melihatnya.
MANUSIA DAN PENDERITAAN
Penderitaan sendiri adalah sebuah
kondisi atau sebuah peristiwa yang tidak diharapkan yang biasanya membuat kita
merasa sedih dan kecewa lalu membuat kita menjadi bertanya-tanya kenapa harus
kita yang menjalani peristiwa seperti ini. Penderitaan bisa dibilang juga
sebagai cobaan yang diberikan Tuhan kepada kita untuk mengangkat derajat kita
di mata Tuhan. Tetapi penderitaan bisa juga sebagai dampak atau akibat dari
perbuatan yang telah kita lakukan di masa lalu.
Manusia juga tidak bisa terlepas
dari yang namanya penderitaan, walaupun mungkin ada penderitaan yang berdampak
langsung dalam mengubah kehidupan manusia secara drastis, atau penderitaan yang
tidak berdampak langsung dalam kehidupan manusia, dan penderitaan sendiri bisa
kita perbaiki dengan kerja keras . Jadi bila kita memang sedang mengalami
sebuah “penderitaan” sebaiknya kita jalani dengan ikhlas dan sabar agar kita
bisa melewati penderitaan itu dengan baik.
MANUSIA DAN KEADILAN
A .Pengertian
Keadilan
Keadilan adalah Pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara Hak dan
Kewajiban.Dengan kata lain, keadilan adalah Keadaan setiap orang memperoleh apa
yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan
bersama.Kita diminta tidak hanya untuk menuntut hak tetapi dapat menjalankan
kewajiban
B .Keadilan
Sosial
Keadilan sosial terdapat pada pancasila ke 5 ,Keadilan dan
ke-tidakadilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia karena segala
kehidupan manusia pasti menghadapi keadilan dan ke-tidakadilan setipa hari
,setiap waktu.Oleh karena itu ,keadilan dan ketidakadilan memberikan pengaruh
daya kreativitas manusia.Banyak hasil seni yang lahir dari imajinasi
ketidakadilan seperti drama ,puisi ,novel ,music dan lainnya.
C .Berbagai
Macam Keadilan
a. ) Keadilan Legal / Keadilan Moral
Keadilan timbul karena penyatuan dan
penyesuaian untuk memberi tempat yang selaras kepada bagian yang membentuk masyarakat.Keadilan
dapat terwujud didalam masyarakat apabila masyarakat melakukan fungsi secara
baik menurut kemampuannya.Setiap orang tidak mencampuri tugas dan urusan yang
tidak cocok baginya.
b. ) Keadilan Distributif
Keadilan yang terlaksana apabila hal
hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal hal yang tidak sama.
c. ) Keadilan Komutatif
Keadilan yang bertujuan memelihara
ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.
D .Kejujuran
Kejujuran adalah apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati
nuraninya dan kenyataan yang ada.Pada hakikatnya kejujuran dilandasi adanya
kesadaran moral yang tinggi.Kesadaran moral adalah Kesadaran tentang diri kita
sendiri .Kejujuran juga bersangkutan dengan hati nurani.Hati nurani berkaitan
dengan hubungan manusia manusia dengan Tuhan.Berbagai hal yang menyebabkan
manusia tidak jujur mungkin karena tidak rela, pengaruh lingkungan ,sosial
ekonomi ,ingin popular dan lainnya.
E .Kecurangan
Kecurangan identik dengan ketidak jujuran artinya sama dengan
licik.Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah ,tamak dengan tujuan ingin
dianggap menjadi orang yang hebat.
F .Pemulihan Nama Baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup ,Nama baik adalah nama yang
tidak tercela.Penjagaan nama baik berhubungan erat dengan tingkah laku atau
perbuatan.
G .Pembalasan
Pembalasan adalah Suatu reaksi atas perbuatan orang lain . Pembalasan
disebabkan oleh adanya pergaulan .Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial
dan makhluk moral.
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Definisi
Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan
berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara
campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens
(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang
dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Definisi
Pandangan Hidup
Pengertian pandangan hidup adalah
suatu hal yang dijadikan sebagai pedoman hidup. dimana seseorang menjalani
hidupnya dengan aturan aturan yang dia buat untuk memajukan kehidupannya,
pandangan hidup berasal dari agamanya) Pandangan hidup yang berasal dari agama,
dan pengalaman hidup yang pernah di alami seseorang tersebut orang yang
memiliki pandangan hidup pasti memiliki tujuan, dan tujuan ini biasa di sebut
cita cita.
Pandangan hidup merupakan pedapat
atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di
dunia. Pandangan hidup seseorang timbul dari banyaknya proses pengalaman hidup
yang mereka alami, yang menyebabkan pandangan hidup seseorang dapat berkembang
seiring waktu yang berjalan.
Hubungan
Antara Manusia dan Pandangan Hidup
Klasifikasi pandangan hidup:
1.
Pandangan Hidup yang berasal dari agama, yaitu pandangan hidup yang mutlak
kebenarannya. Agama (bahasa Inggris: Religion, yang berasal dari bahasa latin
religare, yang berarti “menambatkan”) yaitu sebuah institusi dengan keanngotaan
yang diakui dan biasa berkumpul bersama untuk beribadah, dan menerima sebuah
paket doktrin yang menawarkan hal yang terkait dengan sikap yang harus diambil
oleh individu untuk mendapatkan kebahagiaan sejati.
2.
Pandangan hidup yang berupa ideologi, disesuaikan dengan kebudayaan dan
norma yang terdapat pada negara tersebut Macam-macam norma di Indonesia :
- Norma adat
- Norma kesusilaan
- Norma agama
- Norma kesopanan
3.
Pandangan hidup hasil renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif
kebenarannya. Pandangan hidup hasil renungan merupakan buah pikir dari individu
yang menganut pandangan hidup tersebut.
MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB SERTA
PENGABDIAN
Definisi
Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan
berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara
campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens
(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang
dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Definisi
Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah sesuatu yang
harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak.Tanggung jawab
merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan
sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab,maka semuanya akan menjadi
kacau.Contohnya saja adalah jika seorang ayah tidak melakukan tanggung jawabnya
mencari nafkah,maka keluarganya akan sengsara. Bagaimanapun juga tanggung jawab
menjadi nomor satu di dalam kehidupan seseorang.Dengan kita bertanggung
jawab,kita akan dipercaya orang lain,selalu tepat melaksanakan
sesuatu,mendapatkan hak dengan wajarnya. Seringkali orang tidak melakukan tanggung
jawabnya,mungkin di sebabkan oleh hal hal yang membuat orang itu lebih memilih
melakukan hal di luar tanggung jawabnya.Sebagai contohnya,seorang pelajar
mempunyai tanggung jawab belajar,sekolah,tapi karena ada game/ajakan teman yang
tidak baik untuk bolos sekolah,maka seorang anak itu bisa saja melalaikan
tanggung jawabnya untuk bermain/bolos sekolah. Jika kita melalaikan tanggung
jawab,maka kualitas dari diri kita mungkin akan rendah.Maka itu,tanggung jawab
adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan,karena tanggung jawab
menyangkut orang lain dan terlebih diri kita.
Definisi
Pengabdian
Pengabdian adalah ketika kita
memberikan lebih dari sekedar untuk kebutuhan kita sendiri dengan apa yang kita
mampu tanpa bermaksud pamrih kecuali memberi manfaat untuk orang lain dan
lingkungannya, agar mendapatkan ridha dari yang Maha Kuasa. Seseorang tidak
merasa berjasa karenanya, dia juga tidak meminta pengakuan karenanya. Sesorang
melakukannya dengan sukarela.
Untuk contohnya seperti pada saat
kita diberikan amanah untuk memimpin sebuah komunitas yang mana untuk
bertanggung jawab kita harus memimpin sebaik mungkin, dan untuk pengabdian kita
tidak akan memikirkan komunitas yang sejenis. Dengan kata lain manusia pun
pernah mengalami hal tersebut. Walaupun bukal dalam hal yang sama.
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
Definisi
Manusia
Manusia atau orang dapat diartikan
berbeda-beda menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara
campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens
(Bahasa Latin untuk manusia), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang
dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Definisi
Kegelisahan
Kegelisahan adalah keadaan
psikologis dan fisiologis dicirikan oleh komponen somatik, emosional, kognitif,
dan perilaku.
Hubungan
Antara Manusia dan Kegelisahan
Manusia tidak akan pernah luput
dalam kegelisahan. Yang mana belum lama ini seluruh pelajar kelas VI, IX, dan
XII sedang mengalami kegelisahan yang amat berat. Karena mereka sedang
menjalani Ujian Nasional dengan persyaratan lulus Ujian tersebut maka mereka
baru bisa melangkah ke jenjang berikutnya. Oleh sebab itu perjuangan mereka
selama bertahun-tahun akan di tentukan dalam waktu 1 mimnggu.
Dampak terhadap kegelisahan akan
menyebabkan gangguan kejiwaan ringan. Bagaimana cara utuk menanggulanginya?
Yaitu dengan merilekskan otak sejenak dengan tujuan dapat mengontrol diri.
Mungkin cara yang paling mudah dengan mendatangi psikiater.
Oleh karena itu manusia tidak akan
bisa lepas dari kegelisahan. Pasti semua manusia pernah mengalami kegelisahan
dengan problem-problem yang berbeda.
MANUSIA DAN HARAPAN
Harapan berasal dari kata harap yang
berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang
diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.
Setiap manusia mempunyai harapan.
Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang
akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada
ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman,
lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu
harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus
berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan
kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan
sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan
sarana terkabulnya harapan.
Menurut kodratnya manusia itu adalah
mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan
hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak
ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia
lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun
mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan
manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
Dorongan
kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau
pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam din manusia sejak manusia itu
diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan,
bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan
untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia
mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan
sebagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin
tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak.
Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru
sedihlah mereka.
Dorongan
kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia
mempunyai bennacani-macant kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis
besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
Untuk memenuhi semua kebutuhan itu
manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan, kemampuan manusia
sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya.
Keamanan
Setiap orang membutuhkan keamanan.
Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan
suara tangis, itu pertanda minta perlindungan. Setelah agak besar, setiap anak
menangis dia akan diam setelah dipeluk oleh ibunya. Setelah bertambah besar ia
ingin dilindungi. Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang
nampak, secara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman.
Hak dan
kewajiban mencintai dan dicintai
Tiap orang mempunyai hak dan
kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan
kewajiban. Karena itu tidak jarang anak-anak remaja mengatakan kepada ayah atau
ibu. “Ibu ini kok menganggap Reny masih kecil raja, semua diatur!” Itu suatu
pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya.
Status
Setiap manusia membutuhkan status.
Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup. Dalam lagu “untuk apa” ada lirik yang
berbunyi “aku ini anak siapa, mengapa aku ini dilahirkan”. Dan bagian lirik itu
kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa setiap manusia yang lahir di bumi ini
tentu akan bertanya tentang statusnya. Status keberadaannya. Status dalam
keluarga, status dalam masyarakat, dan status dalam negara. Status itu penting,
karena dengan status orang tahu siapa dia.
Perwujudan
cita-cita
Selanjutnya manusia berharap diakui
keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangakatannya atau profesinya.
Pada saar itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima
atau diakui kehebatannya.
Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting
bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai anti khusus bagi
hidupnya. la merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.
Harapan berasal dari kata harap
yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang
belum terwujud. Kata orang manusia tanpa harapan adalah manusia yang mati
sebelum waktu-nya. Bisa jadi, karena harapan adalah sesuatu yang hendak kita
raih dan terpampang dimuka. Hampir sama dengan visi walau dalam spektrum
sederhana, harapan merupakan cip-taan yang kita buat sebagai sesuatu yang
hendak kita raih. Jadi hidup tanpa harapan adalah hidup tanpa visi dan tujuan.
Maka bila manusia yang hidup tanpa harapan pada hakekatnya dia sudah mati.
Harapan bukanlah sesuatu yang terucap dimulut saja tetapi juga berangkat dari
usaha. Dia adalah ke-cenderungan batin untuk membuat sebuah rencana aksi,
peristiwa, atau sesuatu menjadi lebih bagus. Sederhananya, harapan membuat kita
berpikir untuk melakukan sesuatu yang lebih baik untuk meraih sesuatu yang
lebih baik.
Harapan dan rasa optimis juga
memberikan kita kekuatan untuk melawan setiap hambatan. Seolah kita selalu
mendapatkan jalam keluar untuk setiap masalah. Seolah kita punya kekuatan yang
lebih untuk siap menghadapi resiko. Ini kita sebut sebagai perlawanan. Orang
yang hidup tanpa optimisme dan cenderung pasrah pada realita maka dia cenderung
untuk bersikap pasif, Oleh karena itu dalam makalah ini kita dapat mengetahui
lebih dalam tentang manusia dan harapan.
SUMBER
Tidak ada komentar:
Posting Komentar